Launching Fakultas SISTech, UPH Mengundang 20 SMA Se-Jabodetabek

Baca Juga
Selanjutnya, dijelaskan dia, Fakultas SISTech UPH mengembangkan suatu sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Terbukti telah banyak menghasilkan para alumni yang bisa berkarya di dalam maupun di luar negeri. Baik yang berkerja di perusahan internasional maupun yang bergerak sebagai entrepreneur.
Untuk itu, dalam rangka memperkenalkan SISTech UPH menggelar Public Forum yang mempertemukan industri TI, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk berbagi pengalaman dan pandangan dalam hal perkembangan TI di Indonesia.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Teknologi, Herry Abdul Aziz mengatakan, kurikulum pendidikan di UPH sangat sesuai dengan kebutuhan industri di era digital ini. Maka dalam menyukseskan program pemerintah, pihaknya akan menjalin kerja sama dengan UPH dibidang pengembangan kemajuan teknologi.
Ia menyebutkan, dalam pengembangan teknologi, pemerintah tidak dapat berkerja sendiri. Butuh kerja sama dengan perguruan tinggi dalam pemanfaatan teknologi. Dalam hal ini, pihaknya menilai UPH sebagai kandidat kuat untuk dirangkul. Pasalnya, UPH banyak menghasilkan alumni yang terlibat dalam pembuatan startup digital.
“Berdasarkan penilaian dari berbagai pihak kami memutuskan UPH bisa mengisi kesempatan untuk bekerjasama membangun startup digital karena UPH merupakan perguruan tinggi dengan akreditasi A yang banyak terlibat dalam pengembangan startup,”tuturnya.